Jurnal Bridging Program Taiwan part 1: Taipei at First Sights

Arrival Day di Taipei International Airport, 13 April 2013. Bersama Tracy, Stefani, Albert dan Sam dari CCU

Saya sudah berjanji untuk menulis seluruh pengalaman saya mengikuti Bridging Program di Taipei; mulai dari keberangkatan, belajar, mengerjakan tugas, bergaul dan khususnya membahas Taiwan dari berbagai sisi. Dan tulisan ini adalah berisi tentang kesan pertama saya tentang Taipei.

Rombongan peserta Bridging Program yang ke Taipei berangkat tanggal 13 April menggunakan penerbangan China Airlines pukul 14.00 BBWI. Setelah menempuh penerbangan selama 6 jam, kami mendarat di Taoyuan International Airport, Taipei sekitar pukul 9 malam,… waktu di Taiwan lebih cepat satu jam. Disana, kami memecah diri sesuai dengan tujuan universitas masing-masing. Untuk rombongan dosen Sports Science di Chinese Culture University (CCU), kami dijemput oleh sang penanggungjawab project itu sendiri, seorang Lecturer bahasa Inggris di CCU dan staff di International Affair CCU. Sebut aja namanya Tracy. Dia ditemani mahasiswanya, Sam, dan juga Stefani dan Albert, mahasiswa CCU dari Indonesia. Total jumlah rombingan ke CCU: 20 orang, dari 5 universitas berbeda: Universitas Negeri Padang, Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Negeri Surabaya, Universitas Negeri Malang, dan Universitas Pendidikan Ganesha- Bali. 11 cowok, 9 cewek. Di awal penjemputan, saya sempat kagum mengamati bis CCU yang menjemput kami. Bisnya dua tingkat, dengan tempat bagasi di bawah dan kursi penumpang di atas. Sangat ergonomis.

Cuaca saat itu dingin dan hujan rintik, kami menginap di semacam penginapan seminari dengan satu kamar berisi 10 tempat tidur. Dengan bahasa American English yang fasih, Tracy meminta maaf karena urusan penginapan kami belum beres, tetapi esok kami akan diantarkan ke penginapan yang sebenarnya. Meskipun itu penginapan murah dengan 10 tempat tidur satu kamar, tapi air panas siap minum tersedia 24 jam. Kamar mandi juga dilengkapi dengan shower air panas dan sangat bersih ! Kesan kedua: meskipun cuaca lembab dan dingin, segala yang dibutuhan tersedia.

Chien Tan Youth Activity Center, Jiantan, Shilin District

Chien Tan Youth Activity Center, Jiantan, Shilin District

Keesokan harinya, kami diantarkan menggunakan bis CCU ke Chien Tan Youth Center di Jiantan, Shilin District, yang ternyata … adalah hotel penginapan yang cukup terkenal. Terkenal karena (katanya) ini daerah mahal, dan karena fasilitas ini banyak digunakan sebagai tempat pelatihan, tempat penginapan rombongan tur pemuda dan mahasiswa. Kompleks gedung Chien Tan hanya beberapa menit jalan kaki ke Stasiun Jiantan Taipei Metro (sebut aja kereta listriknya Taipei), Shilin Night Market (baca: Pasar Malam) dan Grande Hotel, hotel termahal di Taipei yang asitekturnya mirip klenteng. Kita langsung diajak tur ke Shilin Night Market oleh Tracy… yang suasananya sumpah mirip banget Malioboro (tapi dimana-mana huruf Cina semua). Tracy bilang kalau belanja disini harganya lebih murah dan kita bisa nawar pakai kalkulator. Ternyata setelah buka-buka peta gratis (dibagikan oleh Tracy), Night Market semacam ini ada di seluruh Distrik di Taipei. Peta Gratis ini bisa diperoleh di semua stasiun. Kita semua juga mendaftarkan diri untuk memperoleh Easy Card (atau disebut Yo-yo Card), yaitu kartu khusus untuk naik Taipei Metro, Subway dan Bis umum dengan harga 200 NT, termasuk deposit seharga 100 NT.

Kesan pertama saya terhadap Taipei adalah … kota ini sangat teratur. Meskipun ibukota, Taipei nggak crowded. Lalu lintasnya sangat teratur. Tidak ada orang menyebrang jalan sembarangan disini. Setiap ruas jalan sudah disediakan tempat penyebrangan jalan; ada lampu traffic light yang sudah diset kapan kita harus menyebrang. Lain waktu, kami jadi tahu tidak banyak orang berkeliaran di jalan karena rata-rata mereka bepergian naik Taipei Metro (Mass Rapid transport – sebut aja angkot tapi bentuknya kereta, hehehe). Taipei juga kota yang ramah untuk pejalan kaki karena trotoarnya sangat lebar. Dan meskipun ini ibukota, banyak ruang terbuka disini; pepohonan dimana-mana, banyak taman kota dan bahkan hutan kota di tengah gedung-gedung bertingkat. Jalur sepeda juga disediakan khusus. Overall, tata kotanya sip banget.

Salah satu sudut kota Taipei.. Gedung Taipei 101 terlihat di kejauhan

Salah satu sudut kota Taipei.. Gedung Taipei 101 terlihat di kejauhan

Terkait dengan ojir (bahasa Malang untuk duit, hehehe), saat aku berangkat ke sini, 1 New Taiwan Dollar (NT) sama dengan Rp 347,-. Sebagai perbandingan setelah seminggu survei, harga seporsi nasi sekitar 15-25 NT, makan siang lengkap di kampus dengan lauk daging antara 60- 80 NT; kalau di restoran bisa antara 80-200 NT; naik Taipei Metro dan bis umum rata-rata 15-40 NT (tergantung jarak); satu buah kripik kentang Pringles atau Jackal 55 NT; satu kali laundry sekitar 5-10 kilo pakai mesin otomatis, 60 NT (30 NT kalau tidak pakai pengering); satu cup mi instan antara 25-60 NT (disini ada mi cup dengan porsi gede). Jadi… ? Overall, tidak terlalu beda dengan harga-harga di negeri sendiri, persisnya sih ya hitung sendiri ,… hehehe.

Next time, saya akan membahas tentang CCU, tempat kami selama 2 bulan menuntut ilmu.

Di depan kompleks Taiwan Normal University, He PIng Road menuju Da An Forest Park

Di depan kompleks Taiwan Normal University, He PIng Road menuju Da An Forest Park

Tentang kursniper

loves reading, jogging, blogging, surfing in the web and sharing knowledge. Pengajar di Fakultas Ilmu Keolahragaan sebuah universitas negeri di Malang; asisten pelatih pencak silat di tim PSHT Malang dan Kabupaten Malang; professional sport psychologist who just started her own research and practice.
Pos ini dipublikasikan di beasiswa, jurnal kur. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s