“Ini Sport Science yang Sebenarnya !”- Ketika Direktur Sport Gymnasium Mengajar (Jurnal Bridging program part 9)

Terkadang ketika belajar di luar negeri, saya merasakan kesulitan untuk menggeser paradigma. Semua hambatan belajar kadangkala datang dari pikiran sendiri yang bgitu kaku memandang sesuatu, mungkin akibat lekatnya disktrin akademik tertentu yang membuat kita angkuh dan nyaman sehingga sulit melakukan perubahan, bahkan perubahan dalam pikiran sendiri.

Ketika Prof. jasson Chiang, Direktur Sport Gymnasium CCU (Chinese culture University) memberikan kuliah pertamanya, dia menerangkan bahwa Ilmu Keolahragaan yang sesungguhnya adalah yang benar-benar bisa diterapkan dalam kondisi olaraga riil. Jadi bukan sebuah ilmu yang berdiri terpisah dari olahraga aktual, namun benar-benar sebuah kajian ilmiah yang terjun ke lapangan, berusaha mencarikan solusi dan reomendasi terbaik untuk tercaainya performa terbaik. “Itulah yang kita lakukan,” tegasnya.

Ia menerangkan di awal bahwa rendahnya tingkat pertumbuhan populasi di taiwan membuat perekrutan Guru Pendidikan jasmani sangat jarang, bahkan tidak ada. Karena itu CCU mengalihkan fokus outputnya menjadi “memproduksi pelatih yang terpelajar”. Untuk meningkatkan prestasi olahraga, ia mengatakan kalau para pelatih harus terdidik.

“Para atlet itu seperti bayi. Kalau mereka berlatih terlalu keras, mereka menjadi mudah sakit. pada saat bertanding, mereka tidak bisa tidur dan gelisah. Mereka juga rentan cedera.bagaimana bisa mereka bertanding dan menang dalam kondisi seperti itu? Karena itu, agar para atlit bisa berperforma maksimal, penting untuk para pelatih memiliki pengetahuan, dan juga mengikuti perkembangan ilmu olahraga terkini,”

CCU telah melakukan berbagai penelitian dan memberikan konsultasi seputar olahraga kepada tim-tim olahraga dan para atlet nasional. Beberapa mahasiswa CCU bahkan pernah menyabet medali olympiade berkat dukungan para ilmuwan olahraga di CCU (note; olahraga unggulan Taiwan / China Taipei adalah taekwondo dan tenis meja).taiwan juga telah membentuk Sports Science Comitee yang menjdi bagian dari Komite olimpadenya, yang beraggotakan ilmuwan olahraga terbaik Taiwan untuk men-support prestasi olahaga Taiwan.

Di Taiwan, kontribusi ilmuwan olahraga sangat penting. Mulai dari pengukuran kemampuan dan kebugaran fisik menggunakan teknologi mesin; analisis fisiologi yang dilanjutkan penanganan masalah asupan gizi, pengturan program latihan, hingga pola tidur dan aktivitas sehari-hari; analisis biomekanika untuk memperbaiki teknik, mengembangkan perangkat latihan yang menunjang performa; juga psikologi olahraga mulai dari diagnosis kondisi psikologis menggunakan tes-tes psikologi hingga intervensi mental trainingnya. Di Taiwan telah dibentuk satgas khusus beranggotakan ilmuwan-ilmuwan olahraga terbaik di Taiwan untuk mendukung perolehan prestasi di Olmpiade, dan sejak Olmpiade 2004 di Athena, usaha ini telah membuahkan hasil. Dua Medali emas pertama dari cabang Taekwondo, yang salah satunya adalah mahasiswa CCU.

Dan kami mulai dipameri beberapa kontribusi signifikan ilmuwan olahraga CCU terhadap kemajuan olahraga Taiwan.

Dari ilmuwan fisiologi olahraga, mereka ikut memonitor imunitas dan tingkat recovery atlit setelah berlatih, dan ikut memberikan konsultasi masalah menu, obat dan vitamin yang bisa diasup, dan program latihan. Di bidang ini, prof Chiang mengakui keahliannya adalah Sport Immunology, yaitu engaruh olahraga terhadap sisitem kekebalan tubuh dan sebaliknya. Mereka meneliti bahkan hingga ke tingkat sel dan mengujicobakannya di laboratorium sport immunologi menggunakan tikus wistar;

Biomekanika olahraga; Mereka mendesain mesin latihan khusus untuk atlet Taekwondo untuk mempercepat akselerasi tendangan; mendesain sepatu khusus untuk atlet angkat besi dan menembak; kamera berkecepatan tinggi dengan 1000 frame perdetik membantu menganalisa akurasi olahraga panahan; dan kamera infra red juga membantu analisa gerak (locomotion and gait analysis) untuk berbagai olahraga seperti baseball, taekwondo, atletik dan olahraga lainnya.

Psikologi Olahraga; Mereka menerjemahkan beberapa tes psikologi olahraga terstandar ke daam bahasa Cina, sehingga dapat diterapkan untuk membuat profik karakteristik atletnya; mereka juga mendesan latihan mental training dan kegiatan-kegiatan yang dapat meningkatkan keberanian dan kepercayaan diri. Ada satu desain dimana atlet ditantang untuk melakukan terjun bebas dari ketinggian dan menjelajah tempat-tempat angker di malam hari.

dalam ilmu Kepelatihan, tidak hanya memberikan kosultasi dalam membuat program latihan, mereka mengirim para pelatih terbaik ke Cina dan Amerika untuk belajar dari para ahli ilmu kepelatihan terbaik dunia; mereka mengikuti perkembangan latihan terkini, mengobservasi atlet-atlet elit tingkat dunia, dan menerapkannya ke negeri sendiri. Mereka sudah memiliki ilmuwan-ilmuwan yang memahami memprogram latihan fisik (strength and conditioning) dengan tren terbaru. Dan bukan hanya berpedoman pada Bompa, ASCA (Australian Strength and Conditioning Acossiation) atau NSCA (National strength and conditioning acossiation); mereka sudah mulai mengembangkan model tahapan latihan tersendiri (untuk yang ini akan saya bahas lebih lanjut).

Disinilah kami mendapat gambaran dimana olahraga benar-benar dijunjung sebagai sebuah ilmu, bukan hanya media ekspresi, wahana entertainment, atau lahan rupiah dan popularitas. dan secara pribadi aku menyadari bahwa, ini baru kelas Asia, Taiwan, bagaimana bila kita belajar ke tanah ilmu olahraga seperti Amerika dan Eropa ? Kita harus benar-benar bekerja keras untuk mengejak ketertinggalan, dan berhenti hanya menjadi penonton kemajuan olarahraga negeri orang….

 

Tentang kursniper

loves reading, jogging, blogging, surfing in the web and sharing knowledge. Pengajar di Fakultas Ilmu Keolahragaan sebuah universitas negeri di Malang; asisten pelatih pencak silat di tim PSHT Malang dan Kabupaten Malang; professional sport psychologist who just started her own research and practice.
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s